Advertise
TOTAL MEMBERS:
42.227
TOTAL FOBLOGS:
91.760
TOTAL FRIENDSHIPS:
165.300
Searching:
Create Blog

Apa Itu Autisme?

Navigation: Foblog Online » Lihat Semua Foblog » Psikologi » Psikologi Anak » Apa Itu Autisme?
Published on 14 December 2010 18:55 by Comment
Category: Psikologi » Psikologi Anak1502 Views 8657 Chars
Short URL: Print Apa Itu Autisme?   PDF Apa Itu Autisme?
 
  

Apa Itu Autisme?


Apa itu Autisme  

Autisme adalah gangguan perkembangan yang sangat kompleks pada anak, yang gejalanya sudah timbul sebelum anak itu mencapai usia tiga tahun.  

Penyebab autisme adalah gangguan neurobiologis yang mempengaruhi fungsi otak sedemikian rupa sehingga anak tidak mampu berinteraksi dan berkomunikasi dengan dunia luar secara efektif.

Gejala yang sangat menonjol adalah sikap anak yang cenderung tidak mempedulikan lingkungan dan orang-orang di sekitarnya, seolah menolak berkomunikasi dan berinteraksi, serta seakan hidup dalam dunianya sendiri. Anak autistik juga mengalami kesulitan dalam memahami bahasa dan berkomunikasi secara verbal.

Disamping itu seringkali (prilaku stimulasi diri) seperti berputar-putar, mengepak-ngepakan tangan seperti sayap, berjalan berjinjit dan lain sebagainya.

Gejala autisme sangat bervariasi. Sebagian anak berperilaku hiperaktif dan agresif atau menyakiti diri, tapi ada pula yang pasif. Mereka cenderung sangat sulit mengendalikan emosinya dan sering tempertantrum (menangis dan mengamuk). Kadang-kadang mereka menangis, tertawa atau marah-marah tanpa sebab yang jelas.

Selain berbeda dalam jenis gejalanya, intensitas gejala autisme juga berbeda-beda, dari sangat ringan sampai sangat berat.

Oleh karena banyaknya perbedaan-perbedaan tersebut di antara masing-masing individu, maka saat ini gangguan perkembangan ini lebih sering dikenal sebagai Autistic Spectrum Disorder (ASD) atau Gangguan Spektrum Autistik (GSA).

Autisme dapat terjadi pada siapa saja, tanpa membedakan warna kulit, status sosial ekonomi maupun pendidikan seseorang. Tidak semua individu ASD/GSA memiliki IQ yang rendah. Sebagian dari mereka dapat mencapai pendidikan di perguruan tinggi. Bahkan ada pula yang memiliki kemampuan luar biasa di bidang tertentu (musik, matematika, menggambar).

Prevalensi autisme menigkat dengan sangat mengkhawatirkan dari tahun ke tahun. Menurut Autism Research Institute di San Diego, jumlah individu autistik pada tahun 1987 diperkirakan 1:5000 anak. Jumlah ini meningkat dengan sangat pesat dan pada tahun 2005 sudah menjadi 1:160 anak. Di Indonesia belum ada data yang akurat oleh karena belum ada pusat registrasi untuk autisme. Namun diperkirakan angka di Indonesia pun mendekati angka di atas. Autisme lebih banyak terjadi pada pria daripada wanita, dengan perbandingan 4:1

 Deteksi Dini Autisme

 

Bila gejala autisme dapat dideteksi sejak dini dan kemudian dilakukan penanganan yang tepat dan intensif, kita dapat membantu anak autis untuk berkembang secara optimal.

Untuk dapat mengetahui gejala autisme sejak dini, telah dikembangkan suatu checklist yang dinamakan M-CHAT (Modified Checklist for Autism in Toddlers). Berikut adalah pertanyaan penting bagi orangtua:

1.    Apakah anak anda tertarik pada anak-anak lain?
2.    Apakah anak anda dapat menunjuk untuk memberitahu ketertarikannya pada sesuatu?
3.    Apakah anak anda pernah membawa suatu benda untuk diperlihatkan pada orangtua?
4.    Apakah anak anda dapat meniru tingkah laku anda?
5.    Apakah anak anda berespon bila dipanggil namanya?

6.    Bila anda menunjuk mainan dari jarak jauh, apakah anak anda akan melihat ke arah mainan tersebut?

 

Bila jawaban anda TIDAK pada 2 pertanyaan atau lebih, maka anda sebaiknya berkonsultasi dengan profesional yang ahli dalam perkembangan anak dan mendalami bidang autisme.

 

Kenali Autisme

Anak-anak penyandang spektrum autisme biasanya memperlihatkan setidaknya setengah dari daftar tanda-tanda yang disebutkan di bawah ini. Gejala-gejala autisme dapat berkisar dari ringan hingga berat dan intensitasnya berbeda antara masing-masing individu.

Hubungi profesional yang ahli dalam perkembangan anak dan mendalami bidang autisme, jika anda mencurigai anak anda memperlihatkan setidaknya separuh dari gejala-gejala ini :

 Sulit bersosialisasi dengan anak-anak lainnya

 

 Tertawa atau tergelak tidak pada tempatnya

 

 Tidak pernah atau jarang sekali kontak mata

 Tidak peka terhadap rasa sakit

 Lebih suka menyendiri; sifatnya agak menjauhkan diri.

 Suka benda-benda yang berputar / memutarkan benda

 Ketertarikan pada satu benda secara berlebihan

 Hiperaktif/melakukan kegiatan fisik secara berlebihan atau
 malah tidak melakukan apapun (terlalu pendiam)

 Kesulitan dalam mengutarakan kebutuhannya; suka
 menggunakan isyarat atau menunjuk dengan tangan
 daripada kata-kata

 

 Menuntut hal yang sama; menentang perubahan atas hal-hal yang
 bersifat rutin

 Tidak peduli bahaya

 Menekuni permainan dengan cara aneh dalam waktu lama

 Echolalia (mengulangi kata atau kalimat, tidak berbahasa biasa)

 Tidak suka dipeluk (disayang) atau menyayangi

 Tidak tanggap terhadap isyarat kata-kata; bersikap seperti orang tuli

Tidak berminat terhadap metode pengajaran yang biasa

 Tentrums – suka mengamuk/memperlihatkan kesedihan tanpa alasan yang jelas

 Kecakapan motorik kasar/motorik halus yang seimbang (seperti tidak mau menendang bola namun dapat menumpuk balok-balok)


Catatan : Daftar di atas bukan pengganti diagnosa. Hubungi profesional yang ahli untuk memperoleh diagnosa lengkap

 sumber : http://www.autis.info



Kata Kunci:



Dapatkan informasi terbaru dan menarik melalui media sosial PsikoMedia

PsikoMedia on Facebook:

 
PsikoMedia on Twitter:

 

Baca Juga
Foblog Psikologi :Foblog Lain-lain :


Facebook Comments





Kirim Komentar


Login first to leave a comment.
Signup here or Login here
PsikoMedia © 2008-2014 ® All Rights Reserved